Mengapa angin tidak bisa kita lihat...?


Angin adalah udara yang bergerak yang diakibatkan oleh rotasi bumi dan juga karena adanya perbedaan tekanan udara di sekitarnya. Angin bergerak dari tempat bertekanan udara tinggi ke bertekanan udara rendah.
Apabila dipanaskan, udara memuai. Udara yang telah memuai menjadi lebih ringan sehingga naik. Apabila hal ini terjadi, tekanan udara turun kerena udaranya berkurang. Udara dingin di sekitarnya mengalir ke tempat yang bertekanan rendah tadi. Udara menyusut menjadi lebih berat dan turun ke tanah. Di atas tanah udara menjadi panas lagi dan naik kembali. Aliran naiknya udara panas dan turunnya udara dingin ini dinamakan konveksi. Nah, angin kan udara juga, udara kan terdiri dari gas-gas. Gas adalah materi yang tidak terlihat, sehingga angin pun termasuk materi yang tidak terlihat.

Faktor terjadinya angin :

Gradien Barometris
Bilangan yang menunjukkan perbedaan tekanan udara dari 2 isobar yang jaraknya 111 km. Makin besar gradien barometrisnya, makin cepat tiupan angin.

23.21 | Posted in , | Selengkapnya »

Bermain Roket Air

Hai teman-teman... kali ini Dimas mau kasih video waktu aku lagi main roket air bareng mas Krisna, mbak Nawang sama adek Adit... Asyik banget lho main roket air... Roket air itu aku bikin bareng ayah dirumah... Ini nih videonya....



Naahhh... Asyik banget kan teman-teman....

02.34 | Posted in , | Selengkapnya »

Diet Coke VS Mentos


Membuat letusan dengan Diet Coke dan Permen Mentos.


Hai teman-teman.. ketemu lagi nih.. Dah lama nih Dimas nggak nulis di blog Dimas. Kali ini kita akan membuat percobaan permainan lagi yang sudah populer, yaitu membuat "letusan" dengan diet coke dan permen mentos. Teman-teman sudah tahu semua kan bahan-bahan itu.. Diet coke atau bisa juga
dengan Pepsi diet dan permen mentos banyak dijual di toko-toko di sekitar kita.
Percobaan ini sangat menyenangkan dan pasti akan memukau teman-teman semua... 


Bahan-bahan yang kita perlukan:

    - Botol besar Diet Coke / Pepsi diet
    - Sekitar satu bungkus permen Mentos
    - Tabung kecil (untuk mempermudah memasukkan permen mentos)
    - Kertas tebal secukupnya

Petunjuk:

   1. Pastikan kita lakukan percobaan ini di tempat yang aman (terbuka)    agar tidak mengotori sekitarnya.Harap tidak mencoba di dalam    ruangan !!
   2. Letakkan botol Diet Coke berdiri tegak dan buka tutupnya. Masukkan    permen mentos ke dalam tabung dan letakkan kertas tebal pada mulut    tabung (agar nantinya kita dapat memasukkan permen secara
   cepat dan bersama-sama).
   3. Letakkan tabung dengan bagian kertas dibawah tepat diatas mulut     botol Diet coke. Lepaskan kertas dengan cepat agar permen dapat     masuk dengan cepat ke dalam botol. Jika kita dapat melakukannya     dengan benar maka air diet coke akan meluap keluar dari dalam botol.     Wow... itu pemandangan yang sangat mengesankan.


Apa yang terjadi?

Meskipun ada beberapa teori yang berbeda tentang bagaimana percobaan ini bekerja, alasan yang paling logis adalah karena kombinasi karbon dioksida yang ada dalam Diet Coke dan bahan yang ditemukan pada permen Mentos yang saling bereaksi.

Suatu hal yang membuat minuman berkarbonasi adalah gas karbon dioksida yang dipompa saat minuman dikemas ke dalam botol di pabrik pembuatnya. Gas tidak bisa dilepaskan dari cairan dalam botol sampai kita menuangnya ke dalam gelas dan meminumnya dan ada juga yang akan dilepaskan ketika kita membuka tutup botolnya (lebih banyak lagi jika botol kita kocok sebelumnya).

Menjatuhkan permen mentos ke dalam Diet Coke mempercepat proses pelepasan gas yaitu saat permen menyentuh permukaan zat cair dan juga memungkinkan untuk membentuk gelembung pada area permukaan Mentos. Bentuk potongan permen mentos yang bulat oval juga secara dramatis dapat meningkatkan sejumlah besar gelembung terbentuk.

Selamat mencoba dan bersenang-senang

Perhatian :
- Harap berhati-hati saat melakukan percobaan ini agar tidak mengotori tempat percobaan
- Percobaan bekerja lebih baik dengan minuman diet coke daripada minuman soda lain karena bahan-bahan yang agak berbeda dan diet soda tidak begitu lengket.




Posted from : www.sciencekids.co.nz , www.youtube.com

12.25 | Posted in | Selengkapnya »

Meniup balon dengan Co2


Balon lagi...balon lagi...Bikin mainan apalagi dengan balon ya...?question
Teman-teman kita bikin percobaan meniup balon saja yuk...Tapi dengan cara yang lain lho...
Bisa tidak ya...? Nah untuk memulai kita akan membutuhkan alat-alat ini :


* Balon
* Sekitar 40 ml air (satu cangkir sekitar 250 ml sehingga Anda tidak perlu banyak)
* Botol minuman ringan
* Sedotan
* Jus dari lemon / jeruk
* 1 sendok teh soda kue

langkah untuk membuatnya adalah :

1. Sebelum kita mulai, kita harus meregangkan balon agar membuatnya lebih mudah mengembang.
2. Tuangkan 40 ml air ke dalam botol minuman ringan.
3. Tambahkan satu sendok teh baking soda dan aduk hingga merata dengan sedotan sampai larut.
4. Tuang air jeruk lemon ke dalam botol dan segera letakkan ujung balon di atas mulut botol.

Apa yang terjadi?

Jika semuanya berjalan dengan baik maka balon akan mengembang! Kok bisa ya...?
Campuran jus lemon dengan baking soda akan menciptakan suatu reaksi kimia.
Baking soda bersifat basa, sementara jus lemon bersifat asam,
ketika keduanya digabungkan maka akan menciptakan karbon dioksida (CO2).
Gas Co2 akan naik dan masuk ke dalam balon melalui ujung botol minuman ringan, dan akan mengisi ruang balon,
maka balonpun akan mengembang seperti kita meniupnya.
Asyik kan percobaannya...Tapi hati-hati ya...jangan sampai meletus balonnya.
Jika kita tidak punya jus lemon maka kita dapat menggantikan air jeruk lemon dengan cuka.

Selamat mencoba...

23.24 | Posted in | Selengkapnya »

Bermain Gelembung Sabun


Hampir semua orang pernah bermain dengan gelembung sabun. Gelembung ini adalah balon sabun yang diisi dengan udara dan terlihat indah. Namun, kita hanya dapat menikmati keindahannya dalam waktu yang tidak lama karena gelembung sabun ini ringan dan sangat rapuh. Ketika Anda meniup gelembung sabun, angin dengan kecepatan rendah pun akan menerbangkan gelembung sabun tersebut. Jika Anda meniup mereka ke udara didalam ruangan, maka akan segera jatuh & hilang bahkan sebelum sampai ke lantai. Karena gelembung sabun sangat ringan, maka akan dapat melayang di udara yang hanya sedikit lebih padat daripada udara yang mengisi mereka. Ketika gelembung sabun kita tempatkan ke dalam sebuah wadah berisi karbon dioksida, gelembung mengapung di atas karbon dioksida dan dapat kita lihat keindahannya. Di bawah ini adalah percobaan pada ruangan tertutup, dan gelembung sabun memperlihatkan banyak hal yang jarang kita lihat

Untuk membuat gelembung sabun melayang, Anda akan memerlukan bahan-bahan berikut:

* Sabun
* Alat untuk meniup gelembung sabun
* Wadah besar transparan tanpa tutup atas ( bisa dengan akuarium )
* 125 ml (½ cangkir) baking soda (natrium bikarbonat)
* 250 ml cuka
* Piring kaca ceper yang muat dalam wadah besar.

Letakkan wadah besar di atas meja di mana anda dapat dengan mudah melihat melalui sisinya. Tempatkan piring kaca ke dalam wadah transparan besar. Letakkan 125 mililiter (½ cangkir) baking soda diatas piring. Tuangkan 250 ml cuka ke dalam piring yang berisi baking soda. Campuran soda dan cuka akan segera mulai mendesis ketika mereka bereaksi dan membentuk gas karbon dioksida. Gas karbon dioksida lebih padat dari udara sehingga akan tertahan di dalam wadah besar asalkan tidak terganggu oleh udara di atas wadah. Karena karbon dioksida tidak berwarna, Anda tidak dapat melihat ke dalam wadah. Namun, Anda akan segera dapat mendeteksi keberadaannya dengan gelembung sabun.
Setelah bereaksi dan terdengar desisan mulai mereda (sekitar satu menit), tiup balon sabun dengan alat tiup di atas permukaan wadah besar, sehingga mereka masuk ke dalam wadah. Lakukan dengan hati-hati, jangan terlalu keras meniup. ( Jangan ditiupkan langsung ke wadah, karena akan meniup karbon dioksida keluar dari wadah ). Ketika gelembung sabun perlahan-lahan masuk ke dalam wadah maka tidak akan langsung tenggelam ke dasar, karena akan mengapung di permukaan yang mengandung karbon dioksida dalam wadah.
Ketika gelembung sudah mengambang di atas gas karbon dioksida dalam wadah, coba anda amati gelembung sabun dengan baik. Perhatikan apa yang tampak pada gelembung. Apa warna gelembung? Dapatkah anda melihat lebih dari satu warna pada gelembung? Apakah ada perubahan warna? Perhatikan ukuran gelembung, apakah ukurannya berubah? Perhatikan posisi gelembung, apakah tetap pada tingkat yang sama dalam wadah? Apakah gelembung itu bergerak?
Jika anda telah selesai mengamati gelembung, bersihkan campuran dalam piring dengan membilasnya menggunakan air.
Warna gelembung sabun berasal dari pantulan cahaya yang jatuh pada gelembung. Cahaya seperti dari matahari atau dari bola lampu, mengandung semua warna. Cahaya akan terlihat seperti gelombang pada permukaan gelembung sabun dan terlihat berwarna. Ketika cahaya dipantulkan dari gelembung, sebagian dari cahaya terlihat pada permukaan luar balon sabun dan ada yang terlihat dari permukaan bagian dalam balon sabun.
Gelombang cahaya yang dipantulkan dari permukaan luar dan dalam dari gelembung sabun dapat berbeda satu sama lain. Pada saat gelombang cahaya yang dipantulkan dari permukaan luar dan dalam balon sabun bertemu, intensitas warna cahaya meningkat. Jika puncak gelombang tercermin dari permukaan dalam bertemu pada lembah gelombang dari permukaan luar, intensitas cahaya akan hilang. Karena ketebalan permukaan yang bervariasi dan panjang gelombang cahaya yang menentukan warna berbeda-beda, daerah-daerah berbeda dari gelembung akan memiliki warna yang berbeda pula. Jika gelembung sabun mengambang di karbon dioksida selama lebih dari satu menit, anda dapat perhatikan bahwa gelembung perlahan-lahan menjadi lebih besar. Anda juga dapat perhatikan bahwa gelembung perlahan-lahan tenggelam ke dalam wadah. Baik perubahan bentuk dan naik turunnya gelembung adalah hasil dari proses yang sama. Ketika anda meniup, balon sabun akan dipenuhi dengan udara. Ketika balon ditiupkan dalam wadah yang berisi karbon dioksida, gelembung dikelilingi oleh gas ini. Gelembung membesar karena gas karbon dioksida bergerak ke dalam gelembung (melalui permukaan sabun) lebih cepat daripada udara bergerak keluar dari gelembung. Karbon dioksida dapat bergerak masuk melalui permukaan sabun lebih cepat daripada udara, karena lebih larut dalam air daripada udara. (Air adalah komponen utama dari gelembung-sabun ). Pada saat jumlah karbon dioksida dalam gelembung meningkat, gelembung menjadi lebih berat dan tenggelam pada wadah karbon dioksida di mana ia mengambang sebelumnya.

00.09 | Posted in | Selengkapnya »

Balon vs api


Waahhh...bulan puasa kayak gini selain mengisi hari dengan ibadah enaknya ngapain lagi ya....Nah bagaimana kalau kita belajar sambil bermain yuk...Misalnya dengan mempraktekkan pelajaran disekolah. Seperti apa ya...? balooonnn... Ya...kita akan bermain dengan balon.
Teman – teman tahu kan kalau balon itu mudah sekali meletus jika terkena benda tajam ataupun terkena benda panas, jadi waktu kita bermain balon harus berhati-hati dan harus kita jauhkan dari benda tajam maupun panas. Tapi sekarang kita coba yuk bagaimana caranya biar balon yang terkena api tetapi tidak meletus. Bisa nggak ya..?question
Nah untuk percobaan ini, kita akan memerlukan alat-alat ini :

* Dua balon yang belum ditiup
* Korek api
* Air


Sekarang kita mulai percobaannya yuk….
Pertama salah satu balon kita tiup kemudian ikat ujung balonnya. Balon yang satunya lagi kita isi dengan air sebelum ditiup kira-kira 120 mililiter ( setengah cangkir ), kemudian kita tiup dan ikat juga ujung balonnya.
Nyalakan korek api dan dekatkan api ke bawah balon pertama. Biarkan api menyentuh balon. Apa yang terjadi..? Balon pasti akan meletus, mungkin bahkan sebelum api menyentuhnya. Kemudian nyalakan lagi korek api dan dekatkan kebawah balon kedua yang berisi air. Bagaimana dengan balon yang kedua..? Balon tidak akan meletus, dan bahkan kita bias melihat ada sedikit jelaga yang terbentuk dibawah balon kedua.
Mengapa balon pertama yang tidak diisi air meletus pada saat terkena panas dari api..?
Dan mengapa balon kedua yang diisi dengan air tidak meletus saat terkena panas dari api..?
Api memanaskan benda-benda yang ada didekatnya. Api memanaskan karet dari kedua balon. Karet dari balon tanpa air menjadi panas, sehingga balon menjadi terlalu lemah untuk melawan tekanan udara dari dalam balon dan balon akan meletus. Pada saat api kita dekatkan dengan balon yang berisi air, maka air dalam balon akan menyerap sebagian besar panas dari nyala api. Kemudian karet balon tidak akan menjadi sangat panas. Karena karet tidak menjadi panas, tidak melemahkan balon, dan balon tidak meletus.
Air adalah benda yang sangat baik menyerap panas. Dibutuhkan panas yang tinggi untuk mengubah suhu air. Akan dibutuhkan sepuluh kali lipat panas untuk menaikkan suhu 1 gram air pada suhu tertentu dibandingkan jika untuk menaikkan suhu 1 gram besi pada suhu yang sama. Inilah sebabnya mengapa begitu lama diperlukan waktu untuk mendidihkan air pada teko. Di sisi lain, ketika air mendingin, ia melepaskan banyak panas. Inilah sebabnya mengapa daerah-daerah dekat laut atau daerah perairan besar lainnya tidak sedingin air di musim dingin seperti daerah-daerah lainnya.

Nah teman-teman, selamat mencoba ya...Tapi harus berhati-hati lho...

18.44 | Posted in | Selengkapnya »

Komentar Pembaca

Posting Terbaru